Beranda Uncategorized ROBBIN: Ketika Harapan Baru Lahir dari Sebuah Teknologi

ROBBIN: Ketika Harapan Baru Lahir dari Sebuah Teknologi

14
0
BERBAGI
ROBBIN: Ketika Harapan Baru Lahir dari Sebuah Teknologi

Rabu sore itu, 27 Agustus 2025, sebuah ballroom di Hotel Harper, Palembang, dipenuhi suara riuh rendah para jurnalis.

Mereka bukan hanya datang untuk meliput, tapi juga untuk belajar.

Tema yang diangkat pun dekat dengan kehidupan banyak orang: masalah tulang belakang, sesuatu yang diam-diam menjadi keluhan umum dari anak muda yang terlalu lama duduk, hingga orang tua yang menua bersama rasa nyeri di punggung.

Di depan ruangan, seorang dokter dengan senyum tenang menjelaskan. dr. Asrafi Rizki Gatam, Sp.OT (K) Spine, konsultan tulang belakang dari RS Premier Bintaro, memaparkan sebuah terobosan.

Bukan sekadar obat baru, melainkan teknologi yang bisa mengubah cara orang menjalani hidup: ROBBIN (Robot Bintaro), sistem navigasi robotik untuk operasi tulang belakang.

Harapan dari Ruang Operasi

Bagi banyak orang, operasi tulang belakang terdengar menakutkan. Bayangan luka besar, pemulihan lama, dan risiko tinggi sering membuat pasien memilih bertahan dalam sakit. ROBBIN hadir untuk mematahkan stigma itu.

“Dengan sistem robotik ini, operasi lebih presisi, risiko pendarahan berkurang, pemulihan lebih cepat, dan pasien bisa kembali beraktivitas lebih awal,” ujar dr. Asrafi.

Kalimat sederhana itu sesungguhnya adalah kabar harapan. Bahwa penderitaan yang dulu dianggap tak ada ujungnya, kini bisa diatasi dengan cara yang lebih manusiawi.

Inspirasi yang Menular

Suasana ruangan sore itu membuktikan satu hal: inspirasi itu menular. Para jurnalis yang hadir bukan hanya mengajukan pertanyaan teknis, tetapi juga berbagi cerita pribadi—tentang orang tua yang nyeri punggung, atau kerabat yang takut operasi.

“Ini bukan sekadar soal teknologi, tapi juga soal keberanian memberi harapan baru,” kata seorang peserta.

Diskusi yang hangat itu menjadi bukti bahwa informasi kesehatan bisa menyentuh hati, bukan hanya memenuhi catatan berita.

Rumah Sakit dengan Misi Lebih Besar

RS Premier Bintaro sejak berdiri pada 1998 telah dikenal dengan layanan yang lengkap. Namun melalui Spine Center dan inovasi seperti ROBBIN, rumah sakit ini ingin menyampaikan pesan yang lebih dalam: kesehatan adalah tentang kualitas hidup.

Mereka tidak hanya bicara soal bedah tulang belakang, tapi juga menghadirkan layanan rehabilitasi medis, ortopedi, hingga wellness.

Dengan dukungan akreditasi internasional JCI, akreditasi KARS, dan sertifikasi ISO 9001:2015, mereka menunjukkan bahwa standar tinggi bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata.

Dari Bintaro ke Palembang

Mengapa Palembang? Karena kota ini adalah titik penting di Sumatera, tempat banyak orang mencari layanan kesehatan terbaik. Kehadiran Media Tour bukan sekadar promosi, melainkan bentuk kepedulian untuk membawa informasi langsung ke masyarakat.

Di Yogyakarta sebulan sebelumnya, lalu Palembang kali ini, RS Premier Bintaro sedang membangun jembatan inspirasi: dari teknologi di ruang operasi, ke cerita manusia yang sedang mencari solusi.

Lebih dari Teknologi

Ketika acara berakhir, banyak jurnalis masih betah berdiskusi. Seakan tak cukup hanya menulis berita, mereka ingin memastikan kabar harapan ini sampai ke masyarakat.

Dan di situlah letak kekuatan acara ini. ROBBIN bukan sekadar alat robotik. Ia adalah simbol bahwa manusia selalu punya cara untuk memperbaiki hidupnya.

Bagi pasien, ini berarti harapan baru. Bagi keluarga, ini berarti kesempatan melihat orang-orang terkasih kembali tersenyum tanpa rasa sakit. Dan bagi kita semua, ini adalah pengingat bahwa inovasi selalu hadir untuk satu tujuan: membuat hidup lebih layak dijalani.

TEKS : YULIE AFRIANI  |  EDITOR : IMRON SUPRIYADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here