Beranda Agama Menumbuhkan Percaya Diri dan Cinta Ilahi Sejak Dini: Lomba Islami Milad ke-7...

Menumbuhkan Percaya Diri dan Cinta Ilahi Sejak Dini: Lomba Islami Milad ke-7 Laa Roiba

14
0
BERBAGI

MUARAENIM, Inspirasinews.com — Di tengah tantangan pendidikan yang kian kompleks, ada satu hal sederhana yang sering terlupakan: anak-anak butuh ruang untuk tumbuh dengan gembira.

Bukan hanya ruang belajar yang formal, tetapi juga ruang ekspresi—tempat mereka bisa mengenal diri, menampilkan potensi, dan merasakan nilai-nilai yang diajarkan dengan cara yang hidup.

Itulah semangat yang dihadirkan Pondok Pesantren Laa Roiba Muara Enim dalam memperingati Milad ke-7.

Melalui kegiatan Lomba Islami yang terbuka bagi pelajar tingkat TK hingga MTs, pesantren ini menghadirkan sebuah pendekatan pendidikan yang tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi.

Kegiatan ini akan dibuka pada Selasa, 5 Mei 2026, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan milad yang mencapai puncaknya pada 7 Mei 2026.

Namun lebih dari sekadar agenda tahunan, lomba ini adalah bagian dari strategi pembinaan generasi muda—menggabungkan nilai religius, kreativitas, dan keberanian dalam satu panggung yang menyenangkan.

Di sinilah pendidikan menemukan wajahnya yang lebih humanis. Anak-anak tidak sekadar diuji, tetapi diajak berproses.

Mereka belajar berdiri di depan umum melalui lomba ceramah, melatih ketelitian dan kecintaan pada Al-Qur’an lewat tartil, mengekspresikan rasa melalui puisi, hingga mengasah logika dalam cerdas cermat.

Bahkan bagi anak usia dini, lomba mewarnai, doa sehari-hari, dan fashion show menjadi pintu awal untuk mengenal dunia dengan percaya diri.

Tujuan utama dari kegiatan ini bukanlah semata-mata melahirkan juara, tetapi menumbuhkan keberanian dan karakter.

Sejak dini, peserta didorong untuk memiliki semangat religius, kreatif, dan percaya diri dalam menampilkan potensi terbaiknya.

Di balik setiap penampilan, tersimpan proses belajar yang akan membekas jauh lebih lama daripada sekadar piala kemenangan.

Lebih jauh, lomba ini juga menjadi ruang bertemunya banyak harapan.

Harapan para orang tua, guru, dan lembaga pendidikan yang ingin melihat anak-anak tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai dan akhlak.

Melalui momentum Milad ke-7 ini, ukhuwah Islamiyah diperkuat—antar peserta, antar sekolah, dan antar generasi.

Koordinator Perlombaan, Pustrini Hayati, S.Pd.I, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari pendidikan karakter berbasis nilai keislaman.

“Anak-anak perlu ruang untuk mengekspresikan diri secara positif. Melalui lomba ini, kami ingin mereka mencintai Al-Qur’an, berani tampil, dan percaya diri dengan identitasnya sebagai generasi muslim. Ini bukan sekadar lomba, tetapi proses pembelajaran yang menyenangkan,” ungkapnya.

Pendaftaran dibuka mulai 20 April hingga 3 Mei 2026 di Pondok Pesantren Laa Roiba, yang beralamat di Jalan Mayor Tjik Agus Kiemas, Desa Kepur, Muara Enim. Panitia mengundang seluruh putra-putri muslim dan muslimah untuk ambil bagian dalam kegiatan ini.

Pada akhirnya, kegiatan seperti ini mengajarkan satu hal penting: bahwa pendidikan terbaik bukan hanya tentang apa yang diajarkan, tetapi bagaimana pengalaman itu dirasakan.

Dan dari pengalaman-pengalaman kecil yang bermakna itulah, lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berjiwa kuat, berakhlak mulia, dan mencintai nilai-nilai ilahi dengan sepenuh hati.**

TEKS : TIM MEDIA LAA ROIBA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here