Beranda OKU Kisah Dina Natwa Akila, Petugas Pembawa Baki Upacara HUT RI, Sempat Gugup...

Kisah Dina Natwa Akila, Petugas Pembawa Baki Upacara HUT RI, Sempat Gugup Berhadapan Langsung dengan Bupati

29
0
BERBAGI

Kisah Dina Natwa Akila, Petugas Pembawa Baki Upacara HUT RI, Sempat Gugup Berhadapan Langsung dengan Bupati

OKU TIMUR – Inspirasinews.com-Dina Natwa Akila, siswa SMA Negeri 2 Martapura sukses menjalankan tugasnya sebagai pembawa baki pada upacara HUT ke 81 Republik Indonesia di Kabupaten OKU Timur, Senin 17 Agustus 2026

Untuk mendapatkan kepercayaan membawa Baki bersama anggota Paskibraka lainnya, Dina Natwa Akila, harus bekerja keras mengingat persaingan yang cukup ketat.

Seluruh sekolah tingkat SMA dan SMK yang ada di Bumi Sebiduk Sehaluan mengirim perwakilan untuk mengikuti serangkaian tes dan tahapan. Meskipun demikian siswa kelas 11 SMA Negeri 2 Martapura OKU Timur ini tetap optimis yakin bisa.

Jiwa disiplin Dina Natwa Akila, turun dari ayahnya Ipda Baidowi yang saat ini menjabat KBO Sat Intelkam Polres OKU Timur dan ibunya Nani Susanti. Sebagai anggota Polri sang ayah selalu memberikan motivasi kepada anaknya untuk selalu tekun dalam belajar dan kegiatan eskul.

Berkat kedisiplinan yang ditanamkan orang tuanta akhirnya membawa berkah bagi gadis manis asal Desa Nikan Kecamatan Madang Suku III, OKU Timur ini. Keinginan menjadi Paskibraka datang dari diri sendiri. Dukungan kedua orang tua kemudian menjadi salah satu kekuatan Dina untuk mengikuti seluruh rangkaian proses hingga akhirnya dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera tingkat Kabupaten OKU Timur.

Ketika menjalani latihan tersebut, Dina mengaku mendapat dukungan dari para pelatih, terutama Nurul dan Wahyu. Dukungan tersebut turut membuatnya semakin percaya diri menghadapi tugas yang telah menanti di hari pelaksanaan upacara.

Dina sempat bercerita kepada wartawan, dengan langkah dan sikap yang telah dilatih berulang kali, namun dirinya tetap mengalami gugup saat berhadapan langsung denga Bupati OKU Timur, selaku Inspektur Upacara. “Sempat gugup tadi saat berhadapan langsung dengan pak Bupati,” ujarnya mengisahkan.

Bagi Dina, kesempatan tersebut bukan sekadar kebanggaan pribadi. Ia memandang kepercayaan menjadi Paskibraka, terlebih sebagai pembawa baki, sebagai sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh sebagai anak muda.

“Tentu bangga bisa dipercaya menjadi pembawa baki. Tapi setelah ini kami tetap harus terus berlatih dan memperbaiki diri supaya ke depannya bisa tampil lebih maksimal,” ucapnya.

Sementara itu, ayah Dina, Ipda Baidowi, mengaku bangga melihat putrinya dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten OKU Timur, terlebih mendapat tugas sebagai pembawa baki dalam upacara kemerdekaan.

Baidowi mengatakan, keluarga memberikan dukungan penuh kepada Dina sejak keinginannya mengikuti Paskibraka. Menurut dia, tugas tersebut menjadi kesempatan bagi putrinya untuk belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, dan kerja sama.

“Kami sebagai orang tua tentunya bangga dan mendukung penuh Dina. Apa yang menjadi keinginannya, selama itu positif, tentu kami dukung,”jelasnya.(awa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here