Beranda Agama Peletakan Batu Pertama Masjid Sahabat Kebaikan, Kepala KUA Alang-Alang Lebar Dorong Konsep...

Peletakan Batu Pertama Masjid Sahabat Kebaikan, Kepala KUA Alang-Alang Lebar Dorong Konsep Ekoteologi

7
0
BERBAGI
PELETAKAN BATU PERTAMA - KUA Kecamatan Alang-Alang Lebar, Zulfikar Ali Fajri, Tampak sedang ikut dalam peletakan batu peratama dalam program Pembangunan Masjid Sahabat Kebaikan di Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, ditandai dengan peletakan batu pertama, Selasa (25/8/2026).

PALEMBANG, Inspirasinews.com – Pembangunan Masjid Sahabat Kebaikan di Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, ditandai dengan peletakan batu pertama, Selasa (25/8/2026).

Masjid tersebut dibangun di atas lahan seluas 2.500 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 300 meter persegi. Kegiatan peletakan batu pertama dihadiri Ketua MUI Kota Palembang, Camat Alang Alang Lebar, Lurah Talang Kelapa, wakif, panitia pembangunan masjid, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Kepala KUA Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL) Palembang, Zulfikar Ali Fajri, dalam kesempatan tersebut mengimbau agar pembangunan dan pengelolaan Masjid Sahabat Kebaikan mengedepankan konsep ekoteologi yang merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama.

Menurut Zulfikar, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran umat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

DOA BERSAMA – Kepala KUA Kecamatan Alang-Alang Lebar, Zulfikar Ali Fajri, (mengenakan jas biru laut tengah) dana jajaran organisasi Islam bersama Instansi lainnya berdoa bersama usai melakukan peletakan batu peratama dalam program Pembangunan Masjid Sahabat Kebaikan di Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, ditandai dengan peletakan batu pertama, Selasa (25/8/2026).

“Masjid hendaknya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan keteladanan dalam menjaga lingkungan. Konsep ekoteologi perlu diterapkan sejak proses pembangunan hingga pengelolaan masjid nantinya,” ujarnya.

Ia berharap luas lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dengan menghadirkan lingkungan masjid yang hijau dan asri. Pengelolaan air dan energi secara bijak, penghijauan, penyediaan ruang terbuka, serta pengelolaan sampah menjadi bagian yang dapat dikembangkan dalam mewujudkan masjid ramah lingkungan.

Zulfikar menambahkan, menjaga lingkungan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai agama. Karena itu, keberadaan Masjid Sahabat Kebaikan diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan umat sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Semoga Masjid Sahabat Kebaikan menjadi rumah ibadah yang memberikan manfaat secara spiritual, sosial, dan ekologis bagi masyarakat Kelurahan Talang Kelapa dan sekitarnya,” harapnya.

Peletakan batu pertama tersebut menjadi langkah awal pembangunan Masjid Sahabat Kebaikan yang diharapkan kelak menjadi pusat ibadah, pembinaan umat, kegiatan sosial, serta contoh penerapan nilai-nilai ekoteologi di tengah masyarakat.*

Teks / Foto : Humas KUA AAL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here