Beranda Sum-Sel Gubernur Herman Deru Bagikan Kisah Sukses Sejak Muda, Kenalkan Prinsip 3K untuk...

Gubernur Herman Deru Bagikan Kisah Sukses Sejak Muda, Kenalkan Prinsip 3K untuk Cetak Sultan Muda Tangguh

11
0
BERBAGI

Gubernur Herman Deru Bagikan Kisah Sukses Sejak Muda, Kenalkan Prinsip 3K untuk Cetak Sultan Muda Tangguh

Palembang – Inspirasinews.com-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru membagikan kisah perjalanan hidupnya dalam meraih kesuksesan sejak usia muda pada acara Bincang Santai Sultan Muda bersama para calon Sultan Muda dan pimpinan lembaga keuangan di Pempek Mama Musi, Jalan A. Rivai, Palembang, Jumat (24/7/2026) sore.

Gubernur Herman Deru Bagikan Kisah Sukses Sejak Muda, Kenalkan Prinsip 3K untuk Cetak Sultan Muda Tangguh

Di hadapan para peserta, Herman Deru mengungkapkan bahwa tidak banyak yang mengetahui perjalanan panjang yang telah dilaluinya sebelum menjabat sebagai Gubernur Sumsel. Bahkan, saat berusia 35 tahun, ia telah memiliki lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Selain itu, ia juga pernah terlibat dalam pembangunan runway Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang hingga proyek Jalan Tol Cipularang.

“Orang melihat saya sekarang sudah sukses. Tapi orang tidak tahu, dulu sebelum itu saya pernah jual jagung, membawa jagung ke mana-mana sampai ke Soak Simpur mencari pembeli. Saya juga pernah membersihkan sasis mobil sampai akhirnya memiliki ratusan dump truck. Maaf, ini bukan untuk sombong, tetapi agar bisa menjadi inspirasi,” ujar Herman Deru.

Ia menegaskan, kisah tersebut bukan untuk membanggakan diri, melainkan memberikan gambaran bahwa keberhasilan tidak diraih secara instan. Kesuksesan, menurutnya, hanya dapat dicapai melalui komitmen, kerja keras, ketekunan, dan keberanian menghadapi berbagai tantangan.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru membagikan kisah perjalanan hidupnya dalam meraih kesuksesan sejak usia muda pada acara Bincang Santai Sultan Muda bersama para calon Sultan Muda

Pada kesempatan itu, Herman Deru juga membagikan pengalaman serta prinsip yang menjadi kunci keberhasilannya dalam membangun usaha saat menjadi narasumber pada kegiatan Bincang Santai Sultan Muda.

Di hadapan para pelaku usaha muda dan calon wirausahawan, Herman Deru menegaskan bahwa keberhasilan dalam dunia bisnis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memulai usaha, tetapi juga oleh komitmen untuk menjaga konsistensi, konsekuensi, dan kecepatan dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, banyak pelaku usaha mampu memulai bisnis, tetapi tidak semuanya mampu mempertahankan dan mengembangkannya. Karena itu, ia menekankan pentingnya menerapkan prinsip 3K, yakni konsisten, konsekuen, dan kecepatan.

“Konsisten saja belum cukup. Yang lebih penting adalah konsekuen terhadap komitmen yang sudah dibangun. Citra atau reputasi usaha juga sangat penting. Dan yang terakhir adalah kecepatan, yakni kemampuan untuk selalu mengikuti perkembangan dan perubahan dunia bisnis agar tetap relevan dan kompetitif,” kata Herman Deru.

Ia menjelaskan, dunia usaha berkembang sangat cepat. Karena itu, pelaku UMKM maupun wirausaha muda harus mampu membaca peluang, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta merespons kebutuhan pasar secara tepat waktu.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga memberikan apresiasi kepada komunitas Sultan Muda yang dinilainya telah menjadi wadah lahirnya para pengusaha muda di Sumatera Selatan. Ia berharap organisasi tersebut terus meningkatkan kiprah dan kontribusinya dalam mencetak wirausahawan baru.

“Saya berharap glory Sultan Muda terus ditingkatkan. Tugas kita bersama adalah menciptakan semakin banyak pengusaha muda yang tangguh dan mampu bersaing. Saya sangat bahagia hari ini karena mendengar jumlah Sultan Muda Sumsel sudah lebih dari 10.700 orang,” ujarnya.

Untuk mendukung lahirnya lebih banyak pelaku usaha sukses, Herman Deru menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan terus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui tiga langkah strategis.

Langkah pertama adalah meningkatkan keterampilan calon pengusaha melalui berbagai program pelatihan, termasuk pembentukan lembaga khusus yang menyelenggarakan coaching clinic bagi para wirausahawan.

Langkah kedua, membuka akses permodalan dengan menghadirkan berbagai pilihan skema pembiayaan sehingga pelaku usaha dapat memperoleh dukungan modal sesuai kebutuhan dan kapasitas usahanya.

Sedangkan langkah ketiga adalah memperluas akses pasar. Herman Deru optimistis pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat yang berjalan sesuai jadwal akan menjadi pintu baru bagi aktivitas ekspor Sumatera Selatan.

“Insyaallah Tanjung Carat berjalan on schedule. Dengan hadirnya pelabuhan ini, para eksportir Sumatera Selatan tidak lagi bergantung pada daerah lain sehingga peluang pasar akan semakin terbuka,” ungkapnya.

Di penghujung paparannya, Herman Deru berharap kegiatan Bincang Santai Sultan Muda mampu mendorong generasi muda Sumatera Selatan menjadi pribadi yang semakin cerdas, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan peluang usaha dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam daerah, seperti karet dan sawit.

“Kita ingin melalui bincang santai ini pola pikir anak muda berubah, dari pencari kerja menjadi pemberi kerja, menciptakan lapangan pekerjaan. Jadi bukan hanya terpaku mencari loker atau lowongan kerja,” tegasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas kewirausahaan, Herman Deru optimistis Sumatera Selatan akan melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang berdaya saing, mampu menciptakan lapangan kerja, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, mengatakan OJK tidak hanya melibatkan industri perbankan dalam mendukung program strategis 100.000 Sultan Muda Sumsel, tetapi juga menggandeng berbagai lembaga keuangan lainnya, seperti Pegadaian dan perusahaan asuransi.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat implementasi program 100.000 Sultan Muda yang digagas Gubernur Herman Deru sehingga dapat menjadi role model bagi provinsi lain di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI dr. Ratu Tenny Leriva HD, S.Ked., M.M., Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto, sejumlah pimpinan perbankan di Sumatera Selatan, pimpinan industri jasa keuangan nonbank, serta para Sultan Muda Sumatera Selatan.(Pas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here