

PALEMBANG, Inspirasinews.com — Pertumbuhan ekonomi syariah di Sumatera Selatan saat ini masih berada di kisaran 8 persen.
Angka tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang yang sangat luas bagi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tengah masyarakat.
Untuk mendorong pertumbuhan tersebut, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumatera Selatan terus memperkuat literasi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan literasi keuangan syariah yang digelar di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Karya Baru, Ahad (30/8/2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai ekonomi dan keuangan syariah kepada para jamaah.
Direktur Eksekutif KDEKS Sumsel, Shofwan Hadi, yang hadir sebagai narasumber, mengatakan rendahnya tingkat pertumbuhan ekonomi syariah menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Selatan.
“Pertumbuhan ekonomi syariah di Sumatera Selatan baru sekitar 8 persen,” ungkap Shofwan.
Menurutnya, salah satu faktor penting yang perlu terus diperkuat adalah pemahaman masyarakat terhadap sistem ekonomi dan keuangan syariah. Literasi menjadi pintu awal agar masyarakat tidak hanya mengenal konsep ekonomi syariah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Shofwan berharap peningkatan literasi dapat mendorong semakin luasnya pemahaman masyarakat sekaligus meningkatkan partisipasi dalam berbagai produk dan aktivitas ekonomi serta keuangan berbasis syariah.
“Potensi masyarakat Sumatera Selatan sangat besar. Karena itu, pemahaman terhadap ekonomi dan keuangan syariah harus terus diperluas agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang nyata,” ujarnya.
Kegiatan literasi yang merupakan bagian dari program KDEKS Sumsel tersebut mendapat sambutan antusias dari jamaah Masjid Miftahul Jannah. Para peserta mengikuti pemaparan materi dengan seksama dan memperoleh berbagai informasi mengenai pentingnya pengembangan ekonomi serta keuangan syariah.
Ketua Masjid Miftahul Jannah, Abdul Kadir Ali, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pelaksanaan literasi ekonomi dan keuangan syariah di lingkungan masjid diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang efektif bagi masyarakat.
Masjid, menurut semangat kegiatan tersebut, tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah ritual, tetapi juga dapat mengambil peran lebih luas sebagai pusat pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Melalui kegiatan literasi yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat, KDEKS Sumsel berharap kesadaran terhadap ekonomi dan keuangan syariah terus meningkat. Dengan semakin tingginya tingkat literasi dan partisipasi masyarakat, pertumbuhan ekonomi syariah Sumatera Selatan diharapkan dapat melampaui angka 8 persen dan berkembang menjadi salah satu kekuatan penting dalam pembangunan ekonomi daerah.
Teks/Foto : Humas KDEKS Sumsel | Editor : Imron Supriyadi












